assalamu alaikum,,,
aku,,,aku adalah aku. itu sudah ketentuannya. Takkkan pernah menjadi kamu, kalian ato mereka.
Aku adalah seseorang di antara jutaan bahkan milliran manusia yang Allah ciptakan. Aku seseorang yang dilahirkan dari seorang Ibu yang sangat tegar, selalu sabar akan fitnahan yang menghadang, sabar menghadapi Aku yang tak jarang keras membantah segala perintah dan nasehat Ibu. Dan Aku dibesarakn dan didikan oleh seorang Ibu dan Bapak, ya Bapak!! Bapak seorang yang keras tapi sangat lembut. Sayang tapi tak memanjakan anak-anaknya. Keras tapi tak pernah menyakiti anak-anaknya. Tak pernah lelah menasehati, mengingatkan, dan mengajarkan akan arti hidup pada anak-anaknya.
Aku mungkin adalah seorang anak paling beruntung masih memiliki beliau, masih bisa mendengar tiap ucapannya, nasehatnya, dan panggilan Beliau. Diluar sana, Begitu banyak saudara-saudariku yang telah kehilangan penopang hidupnya, orangtua. Tapi Mereka begitu tegar melanjitkan hidup mereka. Subhanallah.
Aku, seseorang yang memiliki 3 partner hidup, Kakakku, Adikku, Saudaraku. memiliki Mereka bak memiliki kompetitor hidup. Saling bersaing merebut perhatian Ibu dan Bapak, tak jarang tercipta pertengkaran di antara Kami, dan hal yang demikian membuat Kami saling merindukan.
Kini, Aku Jauh dari Mereka, dari Ibu dan Ayah, dari 3 partner sejatiku. Jauh, Sangat Jauh....
Dan disini dimulainya kehidupan mandiriku.
di sisi kehidupanku yang segalanya kuhadapi sendiri. Dimana Aku belajar bertahan dari segala hal yang baru, bertahan segala hal yang menyakitkan, dan segala hal yang menyesakkan dada. Dan belajar mensyukuri tiap anugarah dan rahmat dari Sang Penolongku, ALLAH.
bersambung....
aku,,,aku adalah aku. itu sudah ketentuannya. Takkkan pernah menjadi kamu, kalian ato mereka.
Aku adalah seseorang di antara jutaan bahkan milliran manusia yang Allah ciptakan. Aku seseorang yang dilahirkan dari seorang Ibu yang sangat tegar, selalu sabar akan fitnahan yang menghadang, sabar menghadapi Aku yang tak jarang keras membantah segala perintah dan nasehat Ibu. Dan Aku dibesarakn dan didikan oleh seorang Ibu dan Bapak, ya Bapak!! Bapak seorang yang keras tapi sangat lembut. Sayang tapi tak memanjakan anak-anaknya. Keras tapi tak pernah menyakiti anak-anaknya. Tak pernah lelah menasehati, mengingatkan, dan mengajarkan akan arti hidup pada anak-anaknya.
Aku mungkin adalah seorang anak paling beruntung masih memiliki beliau, masih bisa mendengar tiap ucapannya, nasehatnya, dan panggilan Beliau. Diluar sana, Begitu banyak saudara-saudariku yang telah kehilangan penopang hidupnya, orangtua. Tapi Mereka begitu tegar melanjitkan hidup mereka. Subhanallah.
Aku, seseorang yang memiliki 3 partner hidup, Kakakku, Adikku, Saudaraku. memiliki Mereka bak memiliki kompetitor hidup. Saling bersaing merebut perhatian Ibu dan Bapak, tak jarang tercipta pertengkaran di antara Kami, dan hal yang demikian membuat Kami saling merindukan.
Kini, Aku Jauh dari Mereka, dari Ibu dan Ayah, dari 3 partner sejatiku. Jauh, Sangat Jauh....
Dan disini dimulainya kehidupan mandiriku.
di sisi kehidupanku yang segalanya kuhadapi sendiri. Dimana Aku belajar bertahan dari segala hal yang baru, bertahan segala hal yang menyakitkan, dan segala hal yang menyesakkan dada. Dan belajar mensyukuri tiap anugarah dan rahmat dari Sang Penolongku, ALLAH.
bersambung....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar