Sabtu, 15 November 2014

MATAHARI, BULAN, DAN BINTANG

assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh

anyeongg,,,
salam sejahtera buat kamu yang udah nyempetin baca kicauan tak berartiku,,^_^
this time i wanna share about my friend stories about "sun, moon,and star". 
begini kisahnya :

"suatu saat ketika semuanya belum ada. Dia menciptakan big bang yang merupakan cikal bakal lahirnya "alam". Pada saat itu, muncullah bintang besar yang kemudian kita kenal dengan nama "matahari". Pun waktu itu matahari menyatu dengan semua ciptaan, namun tak ada yang paling disenanginya selain "sang bulan". Mereka ta'arufan,bersamanya silih berganti memberikan maanfaat bagi alam. Jika salah satu di antaranya keduanya tak ada maka tak ada kehidupan yang bisa berjalan. Semua ciptaan senang pada mereka, namun sebelum hari bahagia itu tiba ternyata takdir berkehendak lain. Dia menciptakan siang dan malam yang mengharuskan mereka terpisah tempat. Pada awalnya mereka masih bisa bertahan, bersamanya mereka mengatur alam,menghembuskan angin, mengatur pasang surut, mengatur pembagian waktu. Namun lama kemudian sang bulan merasa tidak bisa bertahan dengan keadaan itu, tapi sang matahari tetap meyakinkan sang bulan jika mereka bisa melaluinya bersama. Pada akhirnya perbedaan menjadi alasan berpisahnya mereka, dan perpisahan adalah jalan yang sangat sulit untuk saling menerima keadaan masing-masing. Disaat suasana tak bersahabat itu, nun jauh disana muncullah bintang fajar bersama rasi para bintang. Sang bintang tak tahu akan keberadaan matahari, yang dia tahu bahwa dia terpesona oleh Sang bulan. Karena kilau pesona sang bulan, sang bintang akhirnya berhasil menarik perhatian sang bulan. Sang bulan merasa mendapatkan suasana baru, mereka pun berteman dan bersama menghiasi langit malam. Keindahan malam akan terpancar jika mereka ada. Disana sang matahari pun tak luput nun dari peraduannya, melihat bulan dan bintang bersanding. Matahari kecewa akan sang bulan yang tak pernah mau tahu keberadaannya lagi, bahkan lebih kecewa lagi sang bulan tidak memperdulikannya. Matahari pun bersedih, dan tahukah kau dampak kesedihannya???
Pada awal kesedihannya, sang matahari tak mampu mengimbangi hawa panasnya. Nampaklah penciptaan suhu panas matahari di atas rata-rata, yang pada akhirnya memberi manfaat pada proses evolusi. 
Pada masa itu, matahari merasa tak sanggup bertahan dengan keadaan seperti itu. Ia meminta agar ditempatkan ditempat dimana mereka tak akan lagi bisa bertemu. Maka Dia menciptakan ruang dan waktu yang berbeda, siang dan malam. Siang hari dihuni oleh sang matahari, sedangkan malam hari di hiasi oleh bulan dan bintang. 
Tebak apakah matahari membenci bulan??? jawabannya Tidak!!!
Tanpa disadari sang bulan, matahari tetap mengalirkan cahaya padanya. Lihatlah cahaya yang kita lihat di malam hari, tentulah itu pantulan cahaya matahari. 
Apakah sang matahari benar-benar tak ingin melihat bulan???
jawabannya, coba lihatlah di siang hari, bulan tetap terlihat. Namun pernahkah bulan berpikir tentang matahari? dan pernahkah Sang Bintang peduli dengan pengorbanansang matahari? jawablah sendiri." ^_^
bagaimana menurut kamu???

mungkin cerita di atas hanyalah fiktif belaka,,tapi jujur sedikit membuka pikiran.
terkadang pengorbanan tak selamanya dinilai baik oleh orang lain, right?!?!
dan nampak seperti "Memberi Tanpa pamrih".


LOVE

R H Y E E



Tidak ada komentar:

Posting Komentar